Menu

Bloodwood, Pohon Berdarah dari Afrika

Pterocarpus angolensis adalah jenis jati asli Afrika selatan, dikenal dengan berbagai nama seperti Kiaat, Mukwa, dan Muninga. Jati ini juga disebut pohon berdarah (Bloodwood), blood yang berarti darah dan wood adalah kayu. Pohon Bloodwood tumbuh hingga setinggi 12 sampai 18 meter, memiliki kulit kasar coklat gelap, mahkotanya yang berbentuk payung mengenakan bunga kuning sehingga terlihat indah.

Dinamakan pohon berdarah karena pohon ini mengeluarkan getah yang berwarna mirip dengan warna darah. Jika batang atau cabang pohon di potong atau digores, maka akan menetes cairan lengket warna merah tua banyak seperti darah mengalir.

Sebenarnya cairan getah merah tersebut merupakan bentuk getah yang disekresikan dari pohon ketika pohon terluka. Getah pohon bloodwood ini membantu pohon dalam perbaikan karena dipotong atau digores.

Bloodwood, Pohon Jati Berdarah dari Afrika

Bloodwood, Pohon Jati Berdarah dari Afrika

Pohon ini oleh orang Afrika banyak digunakan untuk menyembuhkan penyakit, seperti kurap, masalah mata, malaria, demam, masalah perut, sakit kepala, sakit telinga dan menambahkan ASI.

Getah pohon berdarah juga dapat digunakan untuk menjernihkan air yang digunakan untuk tujuan memasak.

Kayu pohon ini termasuk kualitas tinggi. Kayu bloodwood dapat dibuat untuk peralatan rumah seperti meja dan kursi. Kayu bloodwood dapat dengan mudah untuk diukir.

Kayu bloodwood menyusutnya sangat sedikit dan memiliki daya tahan yang tinggi, sehingga pohon ini sangat cocok untuk pembuatan kano, kapal dan lantai kamar mandi.

Comments

comments

tags:

Artikel terkait Bloodwood, Pohon Berdarah dari Afrika