Menu

Budidaya Bawang Merah Off Season Hasil Tinggi

June 5, 2017 | Tanaman Sayur

Budidaya bawang merah off season adalah budidaya bawang merah yang dilakukan pada musim hujan. Pada umumnya bawang merah dibudidayakan pada musim kemarau. Budidaya bawang merah off season dilakukan karena permintaan pasar yang tinggi telah memaksa petani untuk menanam di luar musim.

Budidaya Bawang Merah Off Season di Luar Musim

Budidaya Bawang Merah Off Season

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya bawang merah off season adalah

Pemilihan Varietas

Varietas bawang merah yang cocok untuk budidaya bawang merah off season adalah yang mampu beradaptasi di musim hujan antara lain ialah :

  • Pikatan, umur panen normal 55 hari, potensi hasil 6,2-23,3 ton/ha dengan keunggulan tahan simpan sampai 6 bulan
  • Pancasona, umur panen normal 57 hari, potensi hasil 6,9-23,7 ton/hektar dengan keunggulan tahan simpan 3-4 bulan
  • Trisula, umur panen normal 55 hari, potensi hasil 6,5-23,2 ton/ha dengan keunggulan tahan simpan sampai 5 bulan
  • Mentes, umur panen normal 58 hari, potensi hasil 7,1-27,6 ton/ha dan tahan simpan sampai 3-4 bulan

Pemilihan dan Pengolahan Lahan

  • Budidaya bawang merah off season pada musim hujan dapat dilakukan di lahan sawah atau lahan kering, tetapi sebaiknya dilakukan di lahan kering atau tegalan, di lokasi yang terbuka dan tidak terlindung tanaman besar seperti pohon kelapa dan bambu
  • Jenis tanah yang cocok ialah tanah Alluvial, Latosol cokelat, Andisol dan jenis tanah lain yang mudah membuang kelebihan air. Hindari jenis tanah yang sangat liat (kurang porous) seperti Grumosol dan Podsolik merah kuning
  • Jika pH tanah < 5,5 perlu dilakukan pengapuran dengan Dolomit sebanyak 1,5 ton/ha
  • Pengolahan lahan dilakukan secara manual dengan cangkul atau menggunakan traktor. Dibuat bedengan tanam dengan lebar bedengan 1-1,2 m dan panjang disesuaikan dengan keadaan lahan Jarak antar bedengan 20-30 cm, dengan kedalaman parit 20-30 cm. Tanah diletakkan di atas bedengan sehingga tinggi bedengan sekitar 20-30 cm
  • Dilakukan pengolahan kedua hingga tanah bedengan rata dan rapi

Penanaman

  • Benih bawang yang digunakan ialah umbi yang sudah disimpan sekitar 2,5-4 bulan dan kondisinya segar, kekar, tidak cacat dan bebas dari hama/penyakit yang menempel pada umbi bawang serta ukuran umbi seragam
  • Jarak tanam untuk budidaya bawang merah off season 15 cm x 20 cm atau 15 cm x 15 cm. Umbi benih dibenamkan hingga rata dengan permukaan tanah
  • Apabila umbi benih seragam, tanaman bawang sudah tumbuh merata setelah 7-10 hari

Pemupukan Pupuk dasar

  • Pupuk kandang sapi (15-20 ton/ha) atau kotoran ayam (5-6 ton/ha) atau kompos (2,5-5 ton/ha)
  • Pupuk buatan TSP/SP-36 (120-200 kg/ha)
  • Pupuk kandang atau kompos dan pupuk buatan (TSP) disebar serta diaduk rata dengan tanah satu sampai tiga hari sebelum tanam

Pupuk susulan

  • Urea (150-200 kg/ha), ZA (300-500 kg/ha) dan KCi (150-200 kg/ha)
  • Pemupukan susulan I dilakukan pada umur 10-15 hari setelah tanam dan susulan II pada waktu umur 1 bulan setelah tanam, masing- masing Vz dosis 100 kg NPK(15-15-15) Mutiara diaplikasikan pada umur 3 minggu

Pengairan

  • Pengairan pada budidaya bawang merah off season dilakukan setiap hari pada pagi hari dan sore hari sampai tanaman tumbuh (1 minggu) dan selanjutnya disiram setiap pagi menggunakan gembor untuk membasahi daun tanaman bawang merah
  • Untuk mempercepat penuaan umbi bawang setelah tanaman berumur > 55 hari dapat dilakukan penyiraman pada siang hari

Penyiangan <fan perbaikan bedengan serta parit

  • Penyiangan tanaman bawang merah dengan cara manual dilakukan satu sampai dua kali dan umumnya dilakukan sebelum aplikasi pemupukan
  • Setelah penyiangan dilakukan perbaikan bedengan dengan cara pemopokan/ pemeleman bedengan pada saat tanaman berumur 30-40 hari.

Pengendalian OPT

  • Pengendalian OPT pada budidaya bawang merah off season dilakukan berdasarkan konsep PHT (Pengendalian Hama Terpadu).

Panen

Ciri-ciri fisik tanaman bawang merah yang siap dipanen adalah sebagai berikut:

  • Jika dipegang, pangkal daun sudah lemas
  • Daun (70-80%) berwarna kuning pucat
  • Umbi sudah terbentuk dengan penuh dan kompak
  • Sebagian umbi sudah terlihat di permukaan tanah
  • Umbi berwarna merah tua/merah keunguan serta berbau khas
  • Sebagian besar (> 80%) daun tanaman telah rebah

Prosesing hasil panen

  • Pengeringan dilakukan dengan menjemur bagian umbi bawang merah di bawah sinar matahari langsung selama 7-14 hari
  • Pembalikan dilakukan setiap 2-3 hari sampai susut bobot umbi mencapai 25-40% dengan kadar air 80-84%
  • Bawang merah untuk konsumsi dikemas menggunakan karung-karung jala yang berkapasitas antara 50-100 kg
  • Penyimpanan bibit dilakukan dalam bentuk ikatan lalu digantungkan pada rak-rak bambu
  • Suhu penyimpanan yang baik berkisar antara 30-33° C, dengan kelembaban nisbi antara 65-70% (Balitsa)

Comments

comments

Artikel terkait Budidaya Bawang Merah Off Season Hasil Tinggi