Menu

Cara Budidaya Kaktus Hias yang Mudah Dilakukan di Rumah

January 20, 2021 | Tanaman Hias

Cara budidaya kaktus hias bisa dibilang tidak terlalu sulit. Kaktus hias ini menjadi sangat populer akhir-akhir ini. Karena perawatannya yang minim dan dapat hidup tanpa air dalam waktu yang lama, menjadikannya sebagai tanaman hias yang paling banyak digemari.


Cara Budidaya Kaktus Hias di Rumah

Kaktus ialah nama yang diberikan untuk tumbuhan berbunga yang asalnya dari famili Cactaceae (tanaman duri). Tanaman ini banyak ditemukan di daerah kering seperti gurun. Akar kaktus yang panjang dapat berfungsi sebagai pencari air dan memperlebar medan penyerapan air dalam tanah. Yang kemudian air tersebut disimpan dalam batang.

Ada banyak jenis kaktus mulai yang paling kecil hingga besar, ada yang berbunga dan tidak. Biasanya kaktus yang dijadikan sebagai tanaman hias adalah kaktus mini yang bisa menghasilkan bunga. Berikut ini ada beberapa langkah yang perlu anda lakukan bila ingin membudidayakan kaktus sendiri di rumah.

1. Mempersiapkan Bibit Kaktus Hias yang Akan Ditanam

Hal pertama yang harus anda lakukan sebelum melakukan penanaman ialah mempersiapkan bibit kaktus hias. Bibit kaktus bisa anda beli dari toko tanaman hias atau dengan memperbanyaknya sendiri dari tanaman induk. Pilihlah bibit yang berkualitas yaitu batangnya tidak memar, arah tubuh kaktus tegak lurus, dan memiliki duri yang sempurna.

Cara budidaya kaktus hias yang baik dengan memilih bibit yang telah berumur lebih dari 3 tahun. Jika anda mengambil bibit dari batang tanaman induk, pastikan tanaman tersebut telah berumur layak tanam. Agar, kaktus hias yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang sempurna.

2. Mempersiapkan Media Tanam untuk Kaktus Hias

Karena kaktus merupakan tanaman yang berasal dari daerah yang kering seperti gurun, maka tanaman berduri ini membutuhkan media tanam yang kering dan tidak menahan air. Sehingga akar tanaman kaktus hias tidak terlalu lama mengikat air.

Jangan gunakan media tanam seperti tanah merah dan tanah liat, karena jenis tanah ini memiliki daya ikat air yang tinggi. Bila jumlah air pada media tanam terlalu banyak, bisa menyebabkan batang kaktus hias menjadi busuk. Untuk itu, lebih baik anda menggunakan media tanamnya berupa tanah pasir, pupuk kompos, dan arang sekam dengan perbandingan 1:1:1.

Pot atau wadah yang digunakan harus memiliki drainase yang baik agar kaktus tidak membusuk. Bila kaktus berbentuk membulat, maka siapkan pot dengan ukuran sekitar 5-10 cm. Sedangkan untuk kaktus yang berbentuk tinggi, maka pot yang digunakan memiliki ukuran setengah dari tinggi kaktus hias tersebut. Jadi, untuk pemilihan pot memang harus benar-benar disesuaikan dengan jenis kaktus hias yang akan ditanam.

3. Perawatan Kaktus Hias

Cara budidaya kaktus hias selanjutnya adalah dengan melakukan penyiraman meskipun tidak sesering tanaman hias lain. Anda bisa menyiram kaktus seminggu sekali atau sesuaikan dengan tingkat kekeringan media tanam kaktus tersebut. Kemudian setelah 2 minggu, pindahkan tanaman kaktus ke tempat yang sesuai. Pot dan media tanam setidaknya diganti setiap setahun sekali.

Ada beberapa jenis kaktus hias yang menyukai tempat yang lebih gelap, namun ada juga yang menyukai sinar matahari penuh. Untuk kaktus yang suka sinar matahari penuh, janganlah langsung meletakkannya di bawah terik matahari. Sebaiknya biarkan tanaman sekitar 3 minggu terlebih dahulu. Sedangkan untuk kaktus yang menyukai tempat yang lebih gelap, anda bisa sesekali menempatkannya di tempat yang terkena sinar matahari.
Lakukan pemangkasan pada kaktus jika dirasa sudah cukup panjang. Agar tanaman terlindungi dari hama seperti keong tanah, tungau, dan cendawan. Bila kaktus sudah terserang hama tersebut, anda bisa menyemprotkan pestisida sebagai penanganan.

Demikian ulasan mengenai cara budidaya kaktus hias. Semoga penjelasan ini dapat memberi wawasan dan bermanfaat bagi anda. Selamat mencoba!

tags:

Artikel terkait Cara Budidaya Kaktus Hias yang Mudah Dilakukan di Rumah