Menu

Kedelai Tahan Genangan, Ada?

May 28, 2018 | Tanaman Pangan

Kedelai tahan genangan atau jenuh air diharapkan dapat menjadi solusi budidaya kedelai di lahan yang rawan tergenang air. Sekarang sudah ada varietas Deja 1 dan Deja 2 yang toleran terhadap jenuh air/genangan.

Budidaya kedelai tahan genangan

Kedelai tahan genangan

Kedelai yang ditanam di lahan sawah pada musim kemarau (MK) seringkali mengalami curah hujan yang masih tinggi pada akhir musim hujan, sehingga menimbulkan genangan (kondisi jenuh air) di lahan. Pada lahan sawah yang rendah kondisi tersebut diperparah dengan buruknya drainase sehingga sulit membuang air. Kedelai tahan genangan bisa jadi solusi yang tepat.

Kedelai biasa yang ditanam petani yang tidak tahan genangan, produksinya bisa menurun 20-75% pada kondisi tergenang air. Penurunan produktivitas tersebut tergantung lamanya genangan dan varietas kedelai yang ditanam.

Saat tergenang air, daun kedelai yang tak toleran genangan maupun kedelai tahan genangan akan menguning. Namun, perbedaan muncul setelah 2—4 pekan. Pada tanaman kedelai tahan genangan akan membentuk akar adventif atau akar bantuan, sementara tanaman kedelai yang tak toleran tidak muncul akar adventifnya. Akar-akar itu akan muncul di permukaan tanah yang dekat dengan oksigen yang berfungsi untuk mengganti akar-akar yang mati karena tergenang. Daun-daun kuning pada kedelai tahan genangan akan berubah menjadi hijau, bahkan lebih hijau dibanding sebelumnya. Itu terjadi akibat kembalinya akar yang memang bertugas menyerap unsur hara dari tanah.

Varietas Deja 1 dan Deja 2 bisa menajdi solusi budidaya kedelai di lahan yang rawan banjir atau tergenang. Produktivitas dan kemampuan hidup di lahan tergenang lebih baik daripada varietas lainnya.  Deja 1 diperoleh dari silangan tunggal antara varietas Tanggamus dengan Anjasmoro. Sedangkan Deja 2 dari persilangan tunggal antara varietas Sibayak dengan Lokal Jawa Tengah.

Keunggulan varietas Deja 1 memiliki umur masak yang genjah (79 hari), berukuran biji sedang (12,9 gram/100 biji). Selain itu, agak tahan hama ulat grayak, tahan hama penggerek polong dan penghisap polong, serta agak tahan penyakit karat daun dengan kandungan protein 39,6% dan lemak 17,3%.

Sedangkan Deja 2 memiliki umur masak genjah (80) hari, berukuran biji besar (14,8 gram/100 biji), agak tahan hama penggerek polong dan penghisap polong, agak tahan penyakit karat daun dan memiliki kandungan protein 37,9% dan lemak 17,2%.

Deja 1 dan deja 2, kedelai tahan genangan ini bisa menjadi andalan petani kedelai dalam meraih produktivitas tinggi meski lahan penanaman tergenang air. (dari berbagai sumber)

Comments

comments

tags:

Artikel terkait Kedelai Tahan Genangan, Ada?