Menu

Kelebihan dan Kekurangan Padi Hibrida

September 18, 2017 | Tanaman Sayur

Hibrida secara definitif berarti turunan pertama (F1) dari persilangan antara dua varietas yang berbeda. Varietas padi hibrida mampu berproduksi lebih tinggi dibandingkan varietas inbrida karena adanya pengaruh heterosis yaitu suatu kecenderungan F1 untuk tampil lebih unggul dibandingkan dua tetuanya. Heterosis tersebut dapat muncul pada semua sifat tanaman dan untuk padi hibrida diharapkan dapat muncul terutama pada sifat potensi hasil.

Padi Hibrida

Kelebihan Padi Hibrida

  1. Hasil yang lebih tinggi daripada hasil padi unggul inbrida;
  2. Vigor lebih baik sehingga lebih kompetitif terhadap gulma;
  3. Keunggulan dari aspek fisiologi, seperti aktivitas perakaran yang lebih luas, area fotosintesis yang lebih luas, intensitas respirasi yang lebih rendah dan translokasi asimilat yang lebih tinggi;
  4. Keunggulan pada beberapa karakteristik morfologi seperti sistem perakaran lebih kuat, anakan lebih banyak, jumlah gabah per malai lebih banyak, dan bobot 1000 butir gabah isi yang lebih tinggi.

Kelemahan Padi Hibrida

  1. Harga benih yang mahal;
  2. Petani harus membeli benih baru setiap tanam, karena benih hasil panen sebelumnya tidak dapat dipakai untuk pertanaman berikutnya;
  3. Tidak setiap galur atau varietas dapat dijadikan sebagai tetua padi Untuk tetua jantannya hanya terbatas pada galur atau varietas yang mempunyai gen Rf atau yang termasuk restorer saja;
  4. Produksi benih rumit;
  5. Memerlukan areal penanaman dengan syarat tumbuh tertentu.

Ada perbedaan yang khas antara padi hibrida, varietas unggul baru dan varietas lokal.

Varietas Lokal Varietas Unggul Baru Varietas Padi Hibrida
Hasil gabah biasanya rendah Hasil gabah biasanya tinggi Hasil gabah lebih tinggi 10-15% dibanding varietas unggul baru
Umur tanaman panjang (150-180hari) Umur tanaman genjah (105-125 hari) Umur tanaman sedang (± 120 hari)
Rasa nasi enak dan beraroma Rasa nasi sedang -enak, ada yang beraroma Rasa nasi sedang – enak
Kurang tanggap terhadap pemupukan memerlukan sedikit pupuk Tanggap terhadap pemupukan/memerlukan banyak pupuk Tanggap terhadap pemupukan/memerlukan banyak pupuk
Tanaman tinggi Tanaman rendah Tanaman rendah – sedang
Daun rebah sehingga secara keseluruhan, sedikit sinar matahari yang masuk ke daun karena saling tumpang tindih Daun tegak sehingga banyak memperoleh sinar matahari untuk fotosintesis

 

Daun tegak sehingga banyak memperoleh sinar matahari untuk fotosintesis

 

Tanaman mudah rebah karena tinggi Tanaman tahan rebah karena relatif pendek Tanaman tahan rebah karena batang yang kokoh
Sudah beradaptasi dengan lingkungan setempat Belum tentu cocok untuk semua lingkungan Belum tentu cocok untuk semua lingkungan

Dikutip dari: Buku “DAERAH PENGEMBANGAN DAN ANJURAN BUDIDAYA PADI HIBRIDA” Balitbangtan 2007.

Comments

comments

tags:

Artikel terkait Kelebihan dan Kekurangan Padi Hibrida