Menu

Perangkap Warna, Ternyata Hama Serangga Suka Warna Ini

February 23, 2017 | Teknik Pertanian

Sebelumnya sudah dibahas manfaat light trap, kali ini akan dibahas adalah sticky trap. Trap yang dimaksud adalah perangkap berwarna dengan perekat. Trap ini memanfaatkan ketertarikan serangga pada warna tertentu dan serangga tersebut akan terperangkap pada perekat.

Yellow Sticky Trap

Yellow Sticky Trap

Beberapa hal tentang sticky trap yang akan dibahas pada tulisan ini adalah:

  1. Warna yang disukai serangga

Pada serangga, mata tunggal atau oseli dan mata majemuk atau omatidia merupakan alat penerima rangsangan cahaya. Mata tunggal punya lensa kornea tunggal sedangkan mata majemuk punya banyak omatidium yang dilapisi dengan lensa kornea segi enam.

Mata tunggal berfungsi untuk membeda-bedakan intensitas cahaya yang diterima. Sedangkan mata majemuk berfungsi sebagai pembentuk bayangan yang berupa mozaik. Pada dasarnya, serangga banyak yang buta warna. Tetapi tidak sedikit yang dapat membedakan warna.

Gerakan makhluk hidup yang bereaksi terhadap cahaya atau warna disebut phototaksis. Jika makhluk hidup bergerak mendekati cahaya/warna itu adalah phototaksis positif seperti laron berkerumun di lampu.Bunga memanfaatkan sifat ini untuk menarik serangga agar membantu penyerbukan, maka dari itu bunga berwarna-warni. Jika makhluk hidup bergerak menjauhi cahaya/warna itu adalah phototaksis negatif seperti kecoa menjauh ke gelapan disoroti senter.

Preferensi serangga terhadap warna berbeda-beda pula. Seperti contoh,

Lebah madu dapat membedakan warna biru dan kuning dan tidak dapat melihat warna merah;

Kutu kebul, kutu daun bersayap, lalat pengorok daun, lalat buah tertarik pada warna kuning.

Hama thrips yang menyerang bunga atau daun tua tertarik pada warna biru

Serangga menyukai warna-warna yang kontras. Cara serangga melihat suatu warna tidak seperti cara kita melihat. Seperti halnya warna hijau daun bagi serangga itu adalah warna kuning dan warna biru secara terpisah, mengingat hijau adalah gabungan warna biru dan kuning, serangga yang tertarik dengan warna biru dan kuning biasanya hama daun. Maka dari itu perangkap warna yang digunakan untuk menangkap hama serangga biasanya berwarna kuning (yellow sticky trap) atau biru (blue sticky trap).

Hasil penelitian Rizkika, 2010 menunjukkan bahwa serangga paling banyak terperangkap pada sticky trap berwarna putih antara lain, yaitu Ordo: Diptera, Famili: Agromyzidae, Muscidae, Culicidae, Tephritidae; Ordo: Hymenoptera, Famili: Chalcididae, Braconidae; Ordo: Hemiptera, Famili: Aphididae, Chicadellidae (wereng daun hijau), Aleyrodidae. Pada sticky trap berwarna merah antara lain, yaitu Ordo: Diptera Famili: Liriomyza; Ordo: Hymenoptera; Famili: Braconidae; Ordo: Hemiptera Famili: Aphididae. Pada sticky trap berwarna hijau antara lain, yaitu Ordo: Diptera, Famili: Culicidae, Muscidae, Tephritidae; Ordo: Hymenoptera, Famili: Chalcididae; Ordo: Hemiptera, Famili: Cicadellidae, Aphididae; Ordo: Coleoptera, Famili: Coccinellidae Pada sticky trap berwarna biru antara lain Ordo: Diptera, Famili: Formicidae, Culicidae; Ordo: Hymenoptera, Famili: Ichneumonidae; Ordo: Hemiptera, Famili: Aphididae. Sedangkan,  pada sticky trap berwarna kuning antara lain, yaitu Ordo: Diptera Famili: Agromyzidae, Culicidae; Ordo: Hymenoptera, Famili: Chalcididae, Formicidae; Ordo: Hemiptera Famili: Aphididae, Cicadellidae.

1) Hasil Identifikasi yang tertangkap pada sticky trap

Warna Sticky trap Jumlah Serangga Hasil Identifikasi
1. Putih 43 a. Ordo  : Diptera

Famili: Agromyzidae, Culicidae, Muscidae,  Tephritidae.

b. Ordo  : Hymenoptera

Famili: Chalcididae, Braconidae

c. Ordo  : Hemiptera

Famili: Aphididae, Cicadellidae (wereng daun hijau), Aleyrodidae

2. Kuning 16 a. Ordo  : Diptera

Famili: Agromyzidae, Culicidae

b. Ordo  : Hymenoptera

Famili: Chalcididae, Formicidae

c. Ordo  : Hemiptera

Famili: Aphididae, Cicadellidae

3. Merah 41 a. Ordo  : Diptera

Famili: Muscidae, Agromyzidae

b. Ordo  : Hymenoptera

Famili: Braconidae, Chalcididae

c. Ordo  : Hemiptera

Famili: Aphididae

4. Hijau 35 a. Ordo  : Diptera

Famili: Culicidae, Muscidae,  Tephritidae.

b. Ordo  : Hymenoptera

Famili: Chalcididae

c. Ordo  : Hemiptera

Famili: Cicadellidae, Aphididae

d. Ordo : Coleoptera

Famili: Coccinellidae

5. Biru 14 a. Ordo  : Diptera

Famili: Formicidae, Culicidae

b. Ordo  : Hymenoptera

Famili: Ichneumonidae

c. Ordo   : Hemiptera

Famili: Aphididae

2) Akumulasi Data Serangga yang Terperangkap pada Sticky Trap

Inang

Ordo Sticky Trap
Kuning Biru Putih Hijau Merah
Kacang kedelai (Fabaceae) Hymenoptera

Hemiptera

Diptera

3

100

67

15

6

12

7

1

40

2

27

7

Terong

(Solanaceae)

Hymenoptera

Hemiptera

Diptera

Thysanoptera

2

57

5

9

10

7

4

25

1

1

15

2

3

11

11

3

Jagung

(Poaceae)

Hymenoptera

Hemiptera

Diptera

Thysanoptera

Coleoptera

Orthoptera

9

20

13

15

2

1

7

2

14

24

0

1

4

6

1

6

14

7

10

3

3

2

3

4

3

Kangkung

(Ipomoeaceae)

Hymenoptera

Hemiptera

Diptera

Coleoptera

Predator

50

23

25

15

4

25

17

10

14

15

9

5

1

20

17

Kacang Panjang Hymenoptera

Hemiptera

Diptera

Coleoptera

Acarina

3

54

2

2

9

1

1

1

1

3

7

11

7

1

1

2

8

2

serangga yang terperangkap Sticky Trap 467 140 167 178 165
  1. Cara kerja perangkap warna

Perangkap warna memanfaatkan sifat phototaksis postitif dalam menangkap serangga. Serangga umumnya tertarik dengan warna kuning, biru, hijau, merah dan putih. Hama serangga yang tertarik dengan warna pada perangkap warna akan mendekat, hinggap dan terperangkap.

  1. Manfaat perangkap warna

Manfaat utama perangkap warna ini adalah untuk monitoring keberadaan hama disekitar tanaman. Hama yang tertangkap pada sticky trap adapat dijadikan acuan dalam pengendalian. Misal hama yang banyak ditangkap adalah lalat buah, maka pengendalian dapat difokuskan pada lalat buah.

Selain fungsi monitoring, perangkap warna juga dapat dijadikan alat pengendalian. Semakin banyak warna yang dipasang, hama banyak yang tertangkap dan serangan pada tanaman dapat berkurang.

  1. Cara membuat perangkap warna

Alat dan Bahan

  1. Botol kemasan air mineral
  2. Cat kayu/besi warna kuning
  3. Tiner/pengencer cat
  4. Torong
  5. Plastik bening ukuran 1 s.d 5 Kg tergantung ukuran botol kemasan air meneral
  6. Oli bekas atau lem tikus
  7. Tali raffia
  8. Ajir

Cara membuat :

Botol air mineral kita bersihkan jangan sampai ada bekas air atau minyak didalam botol kemudian cat kuning kita encerkan menggunakan tiner kemudian dimasukkan kedalam botol air mineral menggunakan torong sebanyak sepertiga bagian botol. Setelah itu botol ditutup dan diputar sehingga cat yang ada didalam botol bias mewarnai seluruh permukaan dalam botol, setelah warna rata sisa cat yang ada dalam botol di tuangkan kedalam botol air mineral yang lain yang masih bersih demikian selanjutnya sampai cat atau botol yang mau dicat kuning habis. Berdasarkan hasil uji coba untuk 1 kg cat bisa untuk mengecat botol kemasan air mineral ukuran 1,5 liter sebanyak 100 botol dan waktu yg diperlukan tidak sampai 30 menit. Setelah proses pengecatan selesai diamkan botol yang sudah dicat selama sehari semalam supaya kering. Kenapa yang dicat bagian dalam? itu dikarenakan untuk mempermudah pengecatan selain itu cat yang didalam botol cenderung lebih tahan lama menempel dibandingkan dengan cat yang dioleskan di bagian luar karena akan cepat terkelupas.

Setelah cat di dalam botol kering, botol siap digunakan. Lapisi botol dengan plastik bening kemudian diberikan lem tikus yang sudah diencerkan dengan tiner atau menggunakan oli bekas sebagai perekat. Mengapa harus dilapisi dengan plastik bening? tujuannya adalah supaya botol tetap awet dan bisa digunakan berulang kali karena bila serangga yang terperangkap sudah banyak maka tinggal membuang plastiknya dan menggantikannya dengan plastik yang baru kemudian diberikan lagi perekat.

Pada saat ini di pasaran banyak pelekat yang khusus disediakan untuk memerangkap serangga hama tetapi media botol kuning ini adalah yang paling mudah dan praktis penggunaannya, akan lebih baik lagi bila dikombinasikan antara lem perekat di pasaran dengan media botol kuning ini. Bila perekat sudah dioleskan merata pada plastik bening perangkap likat kuning siap diaplikasikan dilapang/areal pertanaman cabai.

Metode pemasangannya perangkap likat kuning diikat pada ajir dengan ketinggian satu jengkal diatas tajuk tanaman, seiring tinggi tanaman perangkap likat kuning dinaikkan mengikuti tinggi tajuk tanaman supaya hasil bisa optimal, hal ini bertujuan supaya serangga hama langsung bisa melihat perangkap likat kuning diatas tajuk tanaman.

Untuk areal tanaman cabai seluas 1000 m2 minimal di pasang perangkap likat kuning dengan botol ukuran 1,5 liter sebanyak 10 buah dengan metode pemasangan zig-zag atau gigi gergaji. Ketika hama terperangkap telah memenuhi sebagian besar permukaan perangkap atau 15 hari setelah pemasangan, maka perlu dilakukan penggantian dengan perangkap yang baru, dengan cara melepas plastik dan menggantikannya dengan plastik yang baru dan diolesi lem perekat begitu selanjutnya sampai dengan tanaman habis masa panennya (Distan Provinsi Jateng)

Perangkap likat kuning mampu mengendalikan beberapa hama yang sering muncul di pertanaman, seperti lalat buah, wereng, aphids, thrips, kutu, ngengat, dan kepik. Perangkap likat kuning ini dapat dijadikan solusi untuk petani dalam pengendalian hama di lapangan. Perangkap warna atau yellow sticky trap biasa digunakan pada tanaman cabai, bawang merah, semangka, melon, dan lainnya.

Comments

comments

Artikel terkait Perangkap Warna, Ternyata Hama Serangga Suka Warna Ini